Menyambut Hikmah Puasa Ramadhan

BLOCNOOT.com – Berpuasa merupakan suatu keutamaan dalam menjalani agama Islam. Sebagai umat muslim berpuasa apalagi pada saat bulan Ramadhan merupakan suatu berkah dan hal yang dinanti-nantikan.

Mengapa? Karena pada saat bulan Ramadhan semua pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup dan semua setan diikat. Sehingga semua amalan sholeh yang diperbuat akan dilipatkan hingga 70 kali dan tidak ada yang menghalangi seseorang untuk berbuat kebajikan karena tidak ada setan yang menghalangi niat baiknya.

Begitu banyaknya hikmah puasa ramadhan, namun kadang hikmah tersebut menjadi salah karena tujuannya yang salah.

Hikmah Puasa Ramadhan yang Benar

Dalam berpuasa hal yang ingin dituju adalah keberkahan dan ridho dari Allah SWT. Hikmah utama yang didapat dalam berpuasa adalah menggapai ketakwaan pada Allah SWT.

Mengapa demikian? Ketika berpuasa seseorang akan menjauhi larangan-larangan yang diberikan oleh Allah SWT, larangan-larangan yang merupakan kenikmatan dapat dihindari dan tidak dilaksanakan merupakan suatu bentuk dari ketaqwaan.

Meskipun mereka mengetahui bahwa mereka dapat melakukan kesenangan-kesenangan dunia yang dilarang, mereka tetap tidak melakukan dan menikmatinya karena mereka tahu bahwa Allah SWT sedang memperhatikan mereka. Hal ini juga merupakan sebuah bentuk dari ketaqwaan.

Hikmah berikutnya adalah merasakan dan menjadi lebih dekat dengan orang yang berkekurangan. Ketika umat berpuasa, umat akan merasakan lapar dan dahaga seperti yang dirasakan saudara-saudaranya yang berkekurangan.

Hal ini akan membuat mereka lebih sensitif dan menyadarkan tentang kuasa dan nikmat yang telah Allah SWT berikan pada mereka, dalam hal ini puasa dapat menjadi cerminan diri yang sangat mujarab. Umat dapat bercermin sejauh mana mereka telah bersyukur dengan semua yang telah Allah SWT berikan pada mereka.

Dalam berpuasa umat tidak hanya harus menjaga diri dari makanan dan minuman, namun juga menjaga hati dan lisannya supaya jauh dari ghibah. Ghibah juga digolongkan dalam kegiatan yang maksiat.

Jadi seseorang yang berpuasa seharusnya tidak hanya berpuasa makan dan minum tapi juga berpuasa bergosip agar puasanya tidak sia-sia dan hanya mendapat lapar dan haus, sehingga juga dapat membuat hatinya lebih lembut dan menjadi pribadi yang lebih baik setelah melaksanakan puasa.

Baca juga : Tips Mempersiapkan Puasa Ramadhan Tahun Ini

Hikmah lain ketika berpuasa adalah dapat membuat umat menjadi lebih dekat dan mampu lebih bersyukur. Ketika manusia meninggalkan makan dan minumnya, mereka menjadi lebih ingat diri.

Ketika manusia sibuk dengan makanan dan minuman mereka menjadi kenyang sehingga mereka lalai dan mulai melupakan adanya Allah SWT dan segala kebaikannya.

Apabila hal yang demikian itu terjadi manusia akan lebih mudah untuk menyalahkan Allah SWT ketika sedikit hal buruk terjadi padanya, seperti kata pepatah karena nila setitik rusak susu sebelanga. Oleh karena itu berpuasa mengajarkan kita untuk mengingat Allah SWT dan segala kebaikan-Nya.

Setelah berpuasa seharian lamanya, berbuka merupakan suatu nikmat yang tak tertandingi. Dalam Islam berbuka puasa dianjurkan hanya minum dan makan dalam jumlah yang sedikit.

Hal ini dapat mengingatkan kita bahwa makan dan minum dalam jumlah sedikit sebenarnya sudah cukup untuk memuaskan lapar dan dahaganya sehingga mereka dapat menyadari bahwa selama ini makanan dan minuman yang banyak hanya semata-mata hawa nafsu mereka semata.

Dengan hal itu manusia dapat lebih memaknai bahwa ketika makan kita harus berhenti sebelum kenyang untuk menghindari makan yang berlebihan. Karena pada dasarnya hal-hal yang berlebihan adalah hal yang tidak baik.

Hikmah Puasa Ramadhan yang keliru

Berpuasa merupakan ibadah yang bertujuan utama untuk mengendalikan diri dari segala yang menyebabkan puasa menjadi tidak sah. Hal-hal berikut seperti makan dan minum, terkadang membuat sebagian orang memiliki niat dan menikmati hikmah puasa dengan keliru.

Bagi sebagian orang kadang memaknai puasa sebagai program untuk berdiet sehingga dapat membuat mereka menurunkan berat badan mereka atau mengurangi resiko penyakit yang berbahaya seperti diabetes, stroke, jantung atau untuk menurunkan kadar kolesterol serta mengontrol gula darah dan lain-lain.

Hal-hal seperti di atas sebenarnya tidak salah mengingat berpuasa memang memberikan efek yang positif sebagaimana dicontohkan di atas, namun yang salah adalah jika hal ini menjadi sebuah niatan sebelum berpuasa, karena keutamaan berpuasa yang sebenarnya adalah untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT dan hikmah-hikmah yang disebutkan adalah hikmah sampingan dari berpuasa.