Kemudahan dari Gadget Belum Tentu Membuat Hidupmu Sehat

Dewasa ini teknologi memang sudah berkembang dengan pesat. Termasuk pesatnya perkembangan gadget. Mulai dari penemuan komputer, laptop, telepon genggam, smartphone dan juga tablet.

Penemuan gadget-gadget ini tentu saja memudahkan kehidupanmu. Kamu yang seharusnya ke mana-mana membawa kamera, radio, pemutar musik, jam, kalender, buku dan komputer untuk browsing, sekarang cukup membawa satu gadget kecil. Apalagi kalau bukan smartphone?

Semua hal selalu ada sisi positif dan juga negatif yang tidak bisa dipisahkan. Sama seperti perkembangan gadget. Di satu sisi, memang memudahkan segala aspek kehidupanmu, akan tetapi di sisi lain gadget juga berdampak buruk bagimu.

Apa saja sih dampak gadget bagi kehidupanmu?

1. Gadget Memang Bisa Mendekatkan Mereka Yang Berjauhan, Tetapi Gadget Juga Mampu Menjauhkan Mereka Yang Berdekatan.

Kamu punya teman di luar kota ataupun luar pulau? Ada juga teman atau saudaramu di luar negeri? Oh, tidak masalah. Teknologi bisa dengan mudah mendekatkan kalian.

Baca juga : Teknologi Semakin Maju Kamu Juga Harus Lebih Maju, 8 Hal Mendasar Ini Wajib Kamu Lakukan

Buka saja smartphonemu, kamu bisa chat dengan banyak aplikasi populer. Masih belum cukup? Ingin mendengar suaranya juga bisa dengan menggunakan aplikasi-aplikasi chat yang dilengkapi dengan fasilitas panggilan. Kalau masih juga belum cukup, kamu bisa membuka aplikasi lain untuk melakukan video call dengan teman atau saudaramu.

Semua serba mudah ya dengan gadget? Bahkan jarak yang ribuan kilometer pun sudah tidak lagi menjadi halangan. Tidak hanya itu, kamu juga bisa menghemat banyak biaya. Cukup bermodal kuota internet saja.

Memang, gadget bisa dengan mudah mendekatkanmu pada mereka yang jauh. Tetapi lihat sekelilingmu. Tanpa kamu sadari, gadget juga bisa menjauhkan mereka yang ada di dekatmu.

Coba ingat lagi, kapan terakhir kali kamu bercanda dengan keluargamu? Atau coba ingat saat ibu atau ayahmu memanggilmu dan mengajakmu mengobrol, tetapi kamu malah mengabaikannya dan lebih memilih asyik dengan gadgetmu. Hayo… ngaku!

Tidak bermaksud menghakimi atau menggurui, tetapi sikapmu yang seperti ini secara tidak langsung akan membuat orang-orang dekatmu perlahan menjauh. Ya siapa juga sih yang merasa senang jika setiap kali diabaikan?

Jadi, mulai sekarang coba lebih perhatikan keluargamu dan orang-orang terdekatmu. Sah-sah saja kamu sibuk dengan gadgetmu, tapi jangan lupakan mereka yang ada di sekitarmu.

2. Gadget Memanjakanmu dengan Segala Kemudahannya, Tetapi Ini Malah Justru Membuatmu Merasa Malas.

Perkembangan teknologi seolah memanjakanmu. Kamu yang biasanya harus ke toko-toko swalayan atau bahkan ke pasar untuk membeli suatu barang, sekarang sudah bisa melakukan transaksi di dalam rumah, bahkan di dalam kamar.

Kamu tinggal pilih-pilih saja produk yang ingin kamu beli. Setelah itu kamu bisa order produk yang ingin kamu beli. Pembayarannya bisa kamu transfer melalui bermacam cara, termasuk internet banking. Tunggu saja selama beberapa hari, kurir jasa pengiriman barang akan mengantarkan barang yang kamu beli sampai di depan rumahmu.

Ada lagi orang-orang yang punya kebiasaan berkumpul di suatu tempat untuk membicarakan sesuatu hal. Kini kebiasaan itu seolah sirna. Dengan memanfaatkan teknologi, orang-orang tersebut menjadi malas untuk sekedar berkumpul. Lebih baik berbicara di grup chat melalui berbagai aplikasi smartphone.

Baca juga : Tips Meningkatkan Kemampuan Otak dengan Smartphone

Parahnya, ada kasus di mana dua orang yang duduk bersebelahan merasa untuk malas berbicara satu sama lain. Mereka lebih memilih menggunakan aplikasi chat untuk berkomunikasi satu sama lain. Kamu ada yang seperti ini?

Nah, kemudahan-kemudahan ini malah membuatmu menjadi malas melakukan suatu kegiatan. Dengan kecanggihan teknologi, kamu justru berprinsip “Kalau bisa pakai teknologi, kenapa harus susah susah mengerjakan”.

Memang tidak ada yang salah dengan prinsip tersebut. Namun, prinsip ini pada akhirnya hanya akan mengikis etos kerjamu. Jadi, jangan kaget kalau generasimu sekarang tidak segiat dan serajin generasi ayah atau kakekmu dulu.

3. Kamu Bisa dengan Mudah Mengerjakan Tugas-Tugasmu dengan Bantuan Internet, Tetapi Ini Rentan Terhadap Tindakan Plagiat.

Teknologi semakin maju. Kamu bisa melihat seluruh dunia hanya dengan menggunakan internet. Kamu bisa mencari tahu apa saja di mana saja dan kapan saja.

Hal ini jelas memudahkanmu untuk mendapatkan informasi. Termasuk dalam mengerjakan tugasmu. Tinggal ketik saja kata kunci pada search engine, informasi yang kamu butuhkan dalam mengerjakan tugasmu pun akan muncul dalam hitungan detik.

Sayangnya, informasi yang kamu dapatkan tidak lantas bisa langsung diamini kebenarannya. Kamu perlu mengecek ulang kebenaran informasi yang kamu dapat. Salah-salah kamu malah mendapat informasi yang bertolak belakang dengan fakta yang ada.

Kemudahan mendapatkan informasi ini kadang membuatmu jadi malas untuk membuka buku dan mengecek kembali fakta kebenarannya. Kamu pun lebih suka men-select allcopypaste informasi yang kamu dapat di internet ke dalam lembar tugasmu. Hey, ini sih plagiat. Kamu mengakui hasil karya orang lain sebagai hasil karyamu.

Lain cerita jika kamu hanya mengutip atau menyertakan sumber informasimu. Jadi hati-hati dengan tindakan plagiat ya. Kamu juga harus menghargai hasil karya orang lain.

4. Kamu Bisa Menggunakan Gadget untuk Menunjang Kesehatanmu, Tapi dengan Gadget Juga Bisa Berbahaya Bagi Kesehatanmu.

Kamu bisa saja menggunakan gadgetmu sebagai penujang untuk melakukan kegiatan yang baik untuk kesehatan, seperti berolahraga. Kamu bisa mengecek berapa besar kalori yang dibakar ketika berolahraga, juga membantu proses dietmu dengan aplikasi-aplikasi khusus pada smartphonemu. Ini secara tidak langsung akan membantumu menjadi lebih sehat. Namun, selain membantumu menjadi lebih sehat, gadget juga berdampak negatif bagi kesehatanmu.

Gadget dapat memicu obesitas. Kok bisa? Bisalah. Kamu yang biasa berlama-lama di depan layar gadgetmu, apakah kamu jadi lebih banyak bergerak atau berdiam diri?

Kebanyakan orang yang asyik melakukan kegiatan di depan layar gadget akan lebih jarang bergerak. Minimnya gerakan ini membuat kalori yang dibakar tubuh menjadi sedikit. Akibatnya, kalori yang seharusnya dibakar, ditimbun di dalam tubuh. Ini akan mengakibatkan tubuhmu menjadi lebih gemuk.

Jika hal ini terus-menerus dibiarkan, tentu saja membuatmu mengalami obesitas. Ditambah jika kamu hobi ngemil makanan selama kamu menikmati gadgetmu. Ucapkan selamat tinggal saja pada tubuh idealmu.

Baca juga : Teknologi Bagi Guru Agar Pembelajaran Lebih Efektif dan Mengasyikan

Selain obesitas, ada cukup banyak dampak lain dari gadget. Cahaya pada layar gadget bisa memicumu mengalami insomnia. Jika kamu terus-menerus menggunakan gadgetmu dalam posisi duduk, kamu harus berhati-hati agar tidak terkena nyeri punggung.

Kamu yang suka mendengarkan musik dengan suara maksimal juga harus waspada. Ini bisa memicu kerusakan pendengaran. Apalagi bagi kamu yang suka mendengarkan melalui earphone atau headset. Jumlah bakteri yang ada di telingamu akan segera meningkat.

5. Meski Tidak Langsung, Sudah Beberapa Orang Meninggal Karena Gadget. Kamu Harus Lebih Peka dan Berhati-Hati.

Berita kematian orang-orang yang meninggal karena selfie mungkin sudah pernah kamu baca. Memang bukan gadget penyebab langsungnya. Namun, gadget tetap menjadi salah satu pemicunya.

Saking asyiknya bermain gadget sampai melupakan kondisi sekitarnya. Ini yang akhirnya membuat beberapa orang meninggal saat asyik berselfie. Cobalah sedikit peka dengan lingkungan sekitarmu dan tetap berhati-hati dalam menggunakan gadgetmu.

Menggunakan gadget memang memudahkan kehidupanmu, tapi cobalah untuk sedikit lebih bijak dalam menggunakannya. Sisi positif dan negatif gadget memang tidak dapat dipisahkan, namun kamu bisa meminimalisirnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like