Efek Kipas Angin Terhadap Kesehatan Anak

Tidak sedikit dari kita yang sering mendengar beberapa kata dari orang orang tua atau keluarga kita yang menyarankan untuk tidak menggunakan kipas angin saat berada di kamar agar anak tidak masuk angin.

Selain itu, mungkin Anda juga mendengar beberapa alasan lainnya yang mengatakan bahwa kipas angin tidak baik untuk kesehatan anak.

Pendapat tersebut ada benarnya. Walau demikian, kipas angin juga memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan anak. Jika dimanfaatkan secara benar maka kipas angin bisa menjadi salah satu solusi yang justru dapat meningkatkan kesehatan anak.

Bahaya Menggunakan Kipas Angin

Ada beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan oleh kipas angin terhadap kesehatan bayi Anda apabila tidak digunakan dan ditempatkan secara benar.

Baca juga : 6 Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan Anak

• Susah Bernafas

Kipas yang terlalu besar dan memancarkan angin yang terlalu kencang bisa menyebabkan bayi susah bernapas. Lebih bahaya lagi jika kipas tersebut tidak bergerak dan hanya mengarah ke suatu tempat, yaitu tempat di mana bayi tidur.

Solusi untuk masalah ini, Anda bisa menggunakan kipas yang tidak terlalu besar dan tidak memancarkan angin terlalu kuat serta kipas yang bergerak dan tidak hanya mengarah ke suatu tempat.

Hindari penggunaan kipas angin pada saat malam pertama jika kondisi ruangan dingin.

• Rentan Terhadap Debu

Kipas angin yang mengarahkan angin ke arah tertentu juga bisa rentan menjadi salah satu sumber debu yang berterbangan dan dihisap oleh bayi.

Hindari menyapu saat kipas menyala terlebih di ruangan bayi. Matikan terlebih dahulu sebelum Anda memulai bersih-bersih, misalnya membersihkan perabot dari debu dan lain sebagainya.

Keuntungan Menggunakan Kipas Angin di Ruang Bayi

Selain terdapat beberapa kerugian menggunakan kipas angin pada bayi apabila tidak di gunakan secara benar, juga terdapat beberapa manfaat yang bisa didapatkan oleh bayi dari adanya kipas angin di kamar mereka.

Bayi muda yang baru lahir dan tinggal di kamar yang memiliki kipas angin biasanya memiliki resiko lebih rendah terkena sindrom kematian bayi mendadak dibandingkan dengan bayi yang tidur di kamar tanpa ventilasi.

Peneliti menyimpulkan bahwa tidur dengan kipas angin menurunkan resiko sindrom kematian bayi mendadak lebih dari 70 persen. Selain itu, tidur di kamar dengan jendela yang terbuka juga menurunkan resiko sindrom kematian bayi mendadak.

Selain itu, tentu saja beberapa hal juga berpengaruh terhadap sindrom kematian bayi mendadak seperti posisi tidur bayi, menempatkan bayi tidur terlentang, serta menghindari selimut lembut yang dapat menghalangi pernapasan mereka. Cara-cara tersebut bisa Anda terapkan agar bayi terhindar dari bahaya.

Keuntungan lain yang bisa didapatkan dengan adanya kipas angin di kamar bayi adalah sirkulasi udara di kamar bayi yang menjadi lebih baik saat menggunakan kipas angin. Namun perlu diingat bahwa kipas tersebut tidak boleh mengarah langsung ke bayi sehingga tetap aman untuk digunakan.

Suara kipas angin yang berisik juga bisa membantu bayi untuk tidur lebih lama karena mereka sudah terbiasa dengan suara-suara selama berada di dalam kandungan. Saat bayi berada di dalam kandungan air ketuban membuat suara-suara menjadi lebih keras dibandingkan dengan yang kita dengar di luar.

Baca juga : Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memijat Bayi

Itulah sebabnya mengapa banyak bayi yang harus mendengarkan suara-suara tertentu untuk bisa tidur. Mereka sudah terbiasa dengan suara-suara tersebut sehingga Anda kemungkinan besar bisa meletakkan apapun seperti radio, alunan musik dari cd, atau suara-suara yang lain untuk menemani tidur buah hati.

Penggunaan kipas angin di kamar yang pengap dan panas merupakan salah satu cara untuk menghindari anak dari berbagai masalah termasuk juga sindrom kematian mendadak akibat kamar yang terlalu panas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Tips Menjaga Kesehatan Anak

Kesehatan seorang anak sangat penting untuk orang tua mereka. Tidak terkecuali bagi Anda para ibu-ibu muda yang baru…

Usia Berapa Bayi Boleh Dipijat?

Memberikan manfaat pijatan kepada bayi untuk merangsang hormon, membantu tumbuh kembang bayi, serta memberikan kedekatan kepada ibu, ayah…