Cara Membentuk Pola Tidur Anak Yang Benar

Bayi yang baru lahir biasanya tidur dalam waktu yang sangat banyak antara 16 hingga 17 jam sehari. Demikian, kebanyakan bayi tidak tidur seterusnya hingga lebih dari dua atau empat jam baik siang maupun malam. Hal tersebut akan dialami oleh anak pada minggu pertama kehidupannya.

Hasilnya? Tentu saja akan membuat ibu menjadi repot dan lelah. Namun itulah tugas seorang ibu untuk menanggapi dan menjaga bayinya agar bisa tumbuh dengan sehat. Siklus tidur bayi lebih pendek daripada orang dewasa.

Dan bayi menghabiskan lebih banyak waktu untuk menggerakkan matanya pada saat tidur, kejadian tersebut seolah-olah melihat bayi yang sedang tertidur. Dan dalam dunia medis hal tersebut dianggap sangat diperlukan terutama untuk perkembangan otaknya.

Namun saat mereka sudah memasuki usia 6-38 minggu, bayi biasanya sudah mulai tidur pada siang maupun malam hari dalam jangka waktu yang lebih lama. Meski demikian, sebagian besar bayi harus dibangunkan untuk diberikan ASI pada malam hari.

Baca juga : Berapa Lama Balita Tidur Dalam Sehari?

Beberapa bayi tidur dengan jumlah waktu yang cukup panjang di malam hari pada saat mereka berusia 6 minggu. Walau demikian, bayi akan mulai tidur secara teratur pada usia 5 atau 6 bulan.

Dan biasanya mereka akan masih sering terbangun di malam hari. Sebagai seorang ibu, inilah tugas Anda untuk mengajarkan bayi kebiasaan tidur yang baik sejak dini.

Berikut adalah beberapa tips untuk membantu bayi Anda agar bisa tidur dengan tenang.

Pelajari Tanda Tanda Saat Bayi Lahir

Untuk bayi atau anak usia 6 hingga 8 minggu biasanya mereka tidak bisa tidur lebih dari 2 jam pada satu waktu. Pada saat Anda menggendongnya, cobalah perhatikan beberapa tanda yang diberikan oleh anak.

Apakah menggosok matanya, menarik telinganya atau lebih rewel dari biasanya. Tanda-tanda itu biasanya merupakan tanda di mana seorang anak sudah mulai mengantuk.

Ajari Perbedaan Antara Siang dan Malam

Beberapa bayi biasanya tidak tidur pada malam hari dan akan terjaga serta mereka akan tidur pada siang hari. Namun saat anak berusia 2 minggu, biasanya mereka sudah bisa membedakan antara siang dan malam.

Pada saat siang tiba, cobalah untuk berinteraksi dengan bayi sebanyak mungkin dan memberikan mereka cahaya dari luar. Anda juga bisa menyetel musik atau memperdengarkan berbagai suara seperti suara mesin cuci dan lain sebagainya.

Sedangkan pada malam hari, cobalah untuk tidak banyak bermain dengan anak saat mereka bangun dan menjaga lampu agar tetap redup serta mengurangi kebisingan.

Memberikan Rutinitas Tidur

Saat Anda mencoba membangun rutinitas yang baik untuk tidur sang anak, Anda harus memiliki jam-jam tertentu di mana Anda mengajak seorang anak untuk tidur. Cobalah untuk selalu konsisten pada jam-jam tersebut. Lagu-lagu pengantar tidur seperti nina bobo maupun ciuman ringan dapat digunakan sebagai pengantar tidur.

Baca juga : Amankah Bayi Tidur Tengkurap?

Berikan Kesempatan Anak Tidur Sendiri

Pada usia 6 sampai 8 minggu, Anda bisa mulai memberikan banyak kesempatan anak untuk tidur sendiri. Saat dia mulai terlihat mengantuk, cobalah untuk menurunkannya sehingga bayi pun akan terlelap dengan sendirinya.

Cara-cara di atas merupakan cara membentuk pola tidur yang baik dan benar. Dan kebiasaan-kebiasaan tersebut bisa ia bawa sampai saat ia dewasa nanti dan akan berpengaruh pada tumbuh kembang serta kecerdasannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like