Memilih Mainan Untuk Si Kecil di Usia 2 Tahun

Di usianya yang ke 2 tahun, anak sudah memiliki kemampuan sosialisasi yang mendasar yakni empati. Anak mulai bisa bermain dengan temannya dan memiliki keasikan bersama. Pada usia ini juga anak mulai belajar sesuatu yang lebih kompleks tanpa bantuan orang lain.

Anak sudah mengetahui mana yang berbahaya maupun tidak, tentu dengan bimbingan orang tua pada awalnya. Pada usia 2 tahun ini diperlukan mainan dengan tingkat kesulitan yang lebih kompleks agar anak tidak bosan dan senang bermain. Oleh karenanya orang tua bisa mengajarinya dengan memilih dan memberikan mainan-mainan yang sesuai dengan dirinya.

1. Mainan Koordinasi

Anda dapat membelikannya sepeda mini atau scooter plastik. Ini akan membantu anak melatih motorik dan gerak fisik yang sedang berkembang pada dirinya. Dengan koordinasi mata dan kaki, anak belajar tentang keseimbangan dan kelincahan dirinya.

Anda bisa juga membelikan atau membuat wahana bermain bagi mereka untuk belajar memanjat, berguling atau berjalan di dalam terowongan. Mainan-mainan tersebut membuat anak lebih terstimulasi otot-otot geraknya.

Pada usia tersebut anak menjadi lebih aktif dan susah diatur. Jangan khawatir karena si kecil ternyata sudah bisa diajak berkompromi. Anda tinggal membuat aturan permainan atau membatasi waktu untuk bermain.

Anda bisa mengaturnya dengan melihat jadwal tidur dan makannya. Anak usia ini harus tetap dikontrol jatah tidur dan makan agar sesuai dengan energi yang dikeluarkan saat sedang bermain dan belajar.

Baca juga : Prioritaskan Perkembangan 1000 Hari Anak

2. Mainan Aktivitas Keseharian

Dengan mainan yang memberikan contoh tentang kesehariannya, Anda lebih mudah memberikan pengajaran soal kebiasaan sehari-hari. Misalnya tentang toko baju dan supermarket.

Anda bisa berpura-pura menjadi penjual dan memintanya untuk mencoba baju. Dengan demikian anak menjadi terstimulasi untuk bisa mengkoordinasikan mata, badan, kaki dan tangannya untuk mengancing baju, atau memakai celana.

Anda bisa juga mengajarinya mencuci tangan sebelum dan sesudah makan lewat permainan masak-masak. Anda bisa mengenalkan banyak jenis makanan yang perlu si kecil ketahui.

Anda bisa juga mengajarkan bagaimana manner untuk makan di tempat umum dan di rumah. Lewat aktivitas ini, anak akan mudah memahami perilaku dan kebiasaan orang dewasa kemudian mengikutinya daripada dengan hanya mendengarkan orang tua saja.

3. Permainan Pengetahuan Umum

Anda sudah bisa mengenalkan mereka tentang pengetahuan umum seperti binatang, tumbuhan, alat transportasi, angka, huruf dan lain sebagainya. Anda bisa membeli buku-buku dari luar dengan berbagai warna yang menarik.

Buku dari kain direkomendasikan untuk digunakan karena lembut dan enteng. Kemungkinan untuk tergores lebih bisa dimimalisir. Anda juga bisa memberi puzzle untuk menunjang sistem koordinasi dalam otak. Dengan permaianan-permainan ini, anak diharapkan bisa mengenal dan belajar dunia lebih dini.

Baca juga : Penyebab dan Cara Mengatasi Balita Susah Makan

4. Bermain di Luar

Anda sudah bisa mengajak anak untuk pergi ke luar rumah dan berinteraksi dengan orang banyak. Namun, perlu diingat bahwa kemampuan setiap anak tentu berbeda dengan yang lain.

Tahap ini bisa dilakukan apabila anak benar-benar siap. Anda bisa melatihnya dengan permainan seperti yang disebutkan pada poin 1 sampai 3. Setelah itu lakukan perjanjian agar anak tahu bahwa di luar rumah tidak bisa sepenuhnya bebas.

Anda bisa menyiapkan beberapa permainan agar membuatnya tetap sibuk dan tidak rewel. Seperti menghitung belanjaan yang sudah dimasukkan ke dalam trolley. Lebih baik Anda mengajak 1 orang pendamping agar ketika anak rewel tiba-tiba, Anda tidak kewalahan menanganinya.

Poin terakhir yang perlu diperhatikan adalah bekali anak dengan pengetahuan tentang orang asing. Misalnya hanya ibu dan ayah yang boleh menggendongnya dan boleh mengajaknya. Dengan demikian berbagai kemungkinan bisa diminimalisir dan anak tetap bisa bermain dan belajar dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Ajak Anak Anda Berbelanja Yuk!

Kegiatan berbelanja bulanan mungkin memang membosankan bagi Anda. Oleh karena itu, Anda bisa mengajak anak untuk bermain sambil…

Arti Sebuah Keluarga

Secara harfiah, setiap orang bebas mengartikan apa itu “keluarga”. Kita sering menjumpai arti keluarga yang didefinisikan oleh orang…