7 Mitos Yang Sering Kita Dengar Seputar Merawat Bayi

Ada banyak mitos yang berkembang di masyarakat seputar perawatan pada bayi yang sederhana dan terkadang tidak disadari oleh seorang ibu. Bayi yang masih kecil, rentan dan membutuhkan perawatan ekstra memang harus diperlakukan secara istimewa, memandikan, mengajak bermain, memberikan makan, dan mengajak bayi berkomunikasi haruslah dijalani dengan sabar, ulet, telaten, dan penuh dedikasi.

Di samping membutuhkan kesabaran ekstra, merawat bayi juga tidak boleh sembarangan, dibutuhkan banyak pengetahuan baik itu cara berinteraksi dengan bayi, pengetahuan mengenai kesehatan bayi, atau pengetahuan lainnya seputar perawatan terhadap bayi.

Di antara beberapa praktik yang sering kita temui di masyarakat adalah pemberian bedak pada bayi. Pemberian bedak pada bayi tentunya didasari dengan berbagai alasan termasuk juga faktor kebiasaan. Pada situasi tertentu, terkadang bedak dapat menjadi salah satu media yang cukup berbahaya terlebih apabila daerah atau bagian tubuh tertentu dari bayi berkeringat.

Selain itu, saran dari orang tua yang sudah turun temurun juga menjadi sumber beberapa kesalahan dalam perawatan bayi. Selain merugikan kesehatan bayi, beberapa saran yang tidak berdasar juga dapat merugikan Anda baik waktu maupun keyakinan Anda sendiri.

Baca juga : Berapa Lama Balita Tidur Dalam Sehari?

Mitos Perawatan Bayi

Di antara mitos-mitos yang banyak berkembang, berikut adalah beberapa mitos dalam merawat bayi yang paling sering kita dengar dan saksikan.

Memakai Sarung Tangan dan Kaki

Di beberapa wilayah, ibu-ibu banyak yang memakaikan anaknya sarung tangan dan juga sarung kaki bahkan hampir sepanjang hari. Sebenarnya hal tersebut hanya dibutuhkan beberapa saat saja dan pada situasi tertentu.

Pemakaian sarung tangan dan sarung kaki yang berkepanjangan dapat mengurangi perkembangan indera peraba bayi. Jadi cobalah untuk lebih bijak dengan menggunakan sarung tangan pada bayi di situasi tertentu seperti saat udara sangat dingin, atau pada saat Anda meninggalkan bayi dan menghawatirkannya apabila ia mencakar dirinya sendiri.

Tidak Boleh Memandikan Bayi Sore Hari Sebelum Berusia 40 Hari

Bayi boleh dimandikan setiap hari dan sangat dianjurkan untuk memandikan bayi dua kali dalam sehari sejak ia baru dilahirkan. Anda tidak harus menunggu hingga bayi berusia 40 hari untuk memandikannya pada sore hari.

Memakai Gurita agar Tidak Masuk Angin

Masuk angin adalah istilah yang paling sering kita dengar di masyarakat untuk mengartikan kondisi medis aerophagia yaitu lambung yang banyak mengandung udara sehingga menjadi kembung.

Pada saat bayi, banyak ibu yang menggunakan gurita untuk bayi mereka agar tidak masuk angin. Namun tahukah Anda bahwa kondisi bayi sebelum berusia 5 bulan sangatlah lemah, organ-organ tubuh di dalam dada, perut sangat lemah dan rentan.

Baca juga : Penyebab dan Cara Mengatasi Balita Susah Makan

Jika bayi dikenakan gurita dan terlalu ketat, organ-organ tersebut bisa terganggu dan bahkan beberapa pertumbuhannya bisa terhambat. Dokter menyarankan untuk memakaikan gurita pada bayi secara longgar dan jangan sampai dada maupun perut menjadi terhimpit, karena hal tersebut dapat menyebabkan perkembangan yang buruk pada jantung.

Dilarang Memotong Kuku Bayi Sebelum Usia 40 Hari

Mitos yang satu ini cukup banyak beredar di masyarakat dan beresiko cukup tinggi. Bayi belum bisa mengontrol gerakan tangan yang ia miliki sehingga sangat mungkin apabila bayi memiliki kuku yang panjang untuk mencakar dan melukai wajah maupun beberapa bagian tubuhnya. Selain itu, sangat mengkhawatirkan apabila bayi memiliki kuku yang panjang karena dapat membahayakan matanya.

Pusar Ditindih Dengan Koin

Kepercayaan ini juga banyak kita temukan di masyarakat dengan maksud tertentu, seperti agar pulsa tidak menutup dengan sempurna dan tidak menjadi bodong. Menindih pusar dengan menggunakan koin tidak sepenuhnya salah, namun perlu diperhatikan bahwa ibu harus melapisinya dengan kain seperti kain kasa.

Baca juga : Memilih Mainan Untuk Si Kecil di Usia 2 Tahun

Dibedong Agar Kaki Lurus

Pemberian bedong pada bayi yang terlalu ketat dapat mengganggu peredaran darah bayi serta mengganggu pernafasan bayi. Bedong hanya dianjurkan pada saat cuaca dingin dan terutama pada saat setelah mandi. Tidak ada kaitannya antara kaki lurus dengan pembedongan.

Membuang ASI Sedikit Saat Akan Mulai Menyusui

Banyak orang tua yang menganjurkan kepada ibu-ibu muda untuk membuang ASI mereka pertama kali yang berwarna keruh. Faktanya memerah ASI yang berwarna kekuningan dan berbentuk kental yang pertama kali sangat dibutuhkan oleh bayi untuk memperkuat imun tubuhnya dan mengandung nutrisi yang sangat banyak. Selain itu, ASI pertama atau yang biasa kita sebut dengan kolostrum adalah ASI yang paling penting bagi bayi yang baru lahir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like